Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepercayaan dan persepsi risiko terhadap keputusan belanja online. Perkembangan teknologi digital yang pesat telah mendorong perubahan perilaku konsumen dalam berbelanja, dari konvensional menjadi berbasis online. Namun, dalam proses tersebut, kepercayaan dan persepsi risiko menjadi faktor penting yang memengaruhi keputusan konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden yang merupakan mahasiswa dan pernah melakukan belanja online. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan belanja online, sedangkan persepsi risiko berpengaruh negatif dan signifikan terhadap keputusan belanja online. Secara simultan, kepercayaan dan persepsi risiko berpengaruh signifikan terhadap keputusan belanja online. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat kepercayaan, maka keputusan pembelian akan meningkat, sementara semakin tinggi persepsi risiko, maka keputusan pembelian akan menurun. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pelaku bisnis online dalam meningkatkan kepercayaan konsumen serta meminimalkan risiko yang dirasakan, sehingga dapat mendorong peningkatan keputusan pembelian.
Copyrights © 2026