Perubahan iklim mendorong tren penggunaan Kendaraan Listrik. Penerbitan regulasi untuk mendukung program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai di Indonesia melalui Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 55 Tahun 2019. Namun, tingginya harga pembelian kendaraan bermotor listrik berbasis baterai di Indonesia menjadi rintangan utama pada implementasinya. Sedangkan kenaikan harga bahan bakar minyak akan berdampak pada biaya operasional kendaraan. Penelitian ini menganalisis kebijakan melalui perhitungan total biaya kepemilikan antar jenis kendaraan. Total Cost of Ownership consumer-oriented diterapkan sebagai model matematis. Dalam perhitungan tersebut didapatkan nilai TCO tertinggi yaitu pada Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai walaupun memiliki biaya operasioanl yang terendah selama periode kepemilikan lima tahun. Hal tersebut disebabkan oleh tingginya harga pembelian kendaraan bermotor listrik berbasis baterai dan depresiasi/penyusutan kendaraan. Adanya tambahan insentif dapat menekan tingginya biaya kepemilikan dari kendaraan bermotor blistrik Berbasis baterai.
Copyrights © 2026