Penelitian ini mendeskripsikan fenomena pembelajaran puisi di SMAN 1 Makassar, dengan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan pembelajaran puisi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mengeksplorasi fenomena pembelajaran puisi secara holistik dalam konteks Kurikulum Merdeka. Fenomena pembelajaran puisi tergambar dari persepsi peserta didik tentang pembelajaran puisi, pengalamanan belajar peserta didik dan kontribusi guru dalam pelaksanaan pembelajaran. Pada kegiatan penelitian selanjutnya pelaksanaaan penelitian pembelajaran dapat dikembangkan dengan penelitian yang berfokus pada strategi pembelajaran untuk pengembangan pembelajaran puisi di SMA. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa persepsi peserta didik 7,1% memahami puisi, 35,7% peserta didik kesulitan dalam menafsirkan, 28.6% peserta didik kesulitan dalam memaknai lambang dan 28.6% kesulitan dalam menulis puisi. Pengalaman belajar menggambarkan 53,6% peserta didik termotivasi oleh diri sendiri, ada 17,9% termotivasi oleh orang lain namun masih ada 28,6% peserta didik yang tidak pernah menulis puisi. Dari aspek kontribusi guru ternyata 60,7% responden menjawab bahwa guru selalu memberi umpan balik dalam belajar, dan sebanyak 21,4% menjawab kadang-kadang. Sebanyak 14,3% peserta didik menjawab pernah. Sementara yang menjawab tidak pernah sebanyak 3,6%. Keadaan ini mengindikasikan bahwa peran guru dan peserta didik memegang peranan penting dalam pembelajaran puisi. Penelitian ini bisa memberi kontribusi bagi terciptanya pembelajaran puisi yang berdampak pada peserta didik yang literat, kritis han kreatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif untuk mendeskripsikan fenomena pembelajaran puisi secara holistik.
Copyrights © 2026