Pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya pemanfaatan sistem pelayanan publik digital berbasis web di tingkat desa, meskipun pelatihan sebelumnya telah meningkatkan kapasitas aparatur. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara peningkatan kompetensi dan keberlanjutan implementasi, khususnya dalam integrasi data, partisipasi masyarakat, dan tata kelola layanan digital. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat implementasi konsep Smart Village melalui optimalisasi pelayanan publik digital berbasis tata kelola kolaboratif guna mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama pada aspek kelembagaan yang kuat, transparansi, dan partisipasi inklusif. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) melalui tahapan identifikasi lanjutan, pengembangan sistem layanan berbasis data, pelatihan lanjutan aparatur desa, serta pendampingan implementasi dan evaluasi berbasis kinerja. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemanfaatan website desa sebagai media pelayanan publik dan transparansi informasi, terbentuknya mekanisme partisipasi masyarakat melalui fitur digital, serta tersusunnya standar operasional prosedur (SOP) pengelolaan sistem yang berkelanjutan. Novelty kegiatan ini terletak pada integrasi antara digitalisasi pelayanan, tata kelola kolaboratif, dan pendekatan berbasis SDGs dalam penguatan Smart Village yang adaptif dan berkelanjutan di tingkat desa.
Copyrights © 2026