Penelitian ini mengkaji pengembangan sikap dan karakter positif guru sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran. Permasalahan penelitian terletak pada belum optimalnya peran guru dalam menciptakan pembelajaran interaktif dan berbasis karakter akibat kurangnya praktik reflektif dan keteladanan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis mekanisme pengembangan sikap dan karakter positif guru serta dampaknya terhadap kualitas pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan melalui pemanfaatan sumber data sekunder berupa jurnal ilmiah, buku, dan literatur akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap guru yang meliputi dimensi kognitif, afektif, dan konatif berpengaruh signifikan terhadap interaksi pembelajaran dan keterlibatan siswa. Selain itu, karakter guru seperti integritas, empati, disiplin, akuntabilitas, dan kesadaran berperan penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan berpusat pada siswa. Penguatan karakter guru memerlukan strategi yang sistematis dan berkelanjutan melalui pengembangan profesional, refleksi diri, serta dukungan budaya sekolah. Dengan demikian, kualitas pembelajaran tidak hanya ditentukan oleh kompetensi pedagogik, tetapi juga oleh kekuatan karakter guru sebagai fondasi utama pendidikan.
Copyrights © 2026