Rendahnya hasil belajar IPAS siswa sekolah dasar masih menjadi persoalan, terutama ketika pembelajaran di kelas masih didominasi oleh praktik konvensional yang berpusat pada guru. Dalam konteks Kurikulum Merdeka, pembelajaran IPAS menuntut strategi yang bermakna, kontekstual, dan berpusat pada siswa agar mampu mendorong keterlibatan aktif, penyelidikan, dan refleksi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pendekatan pembelajaran mendalam melalui model Project-Based Learning (PjBL) serta menganalisis peningkatan hasil belajar IPAS siswa kelas IV. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 13 siswa kelas IV SDN 143 Lemo. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, lembar observasi aktivitas guru dan siswa, serta dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa secara bertahap. Nilai rata-rata kelas meningkat dari 66 pada tahap pratindakan menjadi 70,38 pada siklus I dan 93,80 pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar juga meningkat dari 61,54% menjadi 69,23% dan mencapai 92,30%. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan pendekatan pembelajaran mendalam melalui model PjBL berkontribusi terhadap terciptanya pembelajaran yang lebih bermakna dan peningkatan hasil belajar IPAS siswa.
Copyrights © 2026