Penelitian ini bertujuan menganalisis model hybrid curriculum yang mengintegrasikan kitab kuning dan kurikulum nasional di Pondok Pesantren Al-Khoirot Malang serta kontribusinya terhadap mutu lulusan santri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi pengasuh pesantren, pimpinan madrasah, dewan guru, ustadz, dan santri. Analisis data menggunakan kondensasi, penyajian, dan verifikasi data. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan teknik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa model integrasi di Al-Khoirot bersifat organik-sistemik dengan karakteristik: landasan teologis-filosofis integrasi keilmuan, struktur kurikulum proporsional, metode pembelajaran terpadu (tradisional dan modern), sistem evaluasi komprehensif, mekanisme koordinasi rutin, kepemimpinan kiai transformatif dan visioner, serta kultur pesantren yang mendukung pembelajaran intensif. Model ini menghasilkan lulusan yang mampu membaca dan memahami kitab kuning sekaligus menguasai kompetensi akademik standar nasional, dibuktikan dengan keberhasilan santri diterima di perguruan tinggi negeri ternama. Penelitian ini berkontribusi secara teoretis pada pengembangan konsep kurikulum terintegrasi di lembaga pendidikan Islam dan secara praktis memberikan model konkret bagi pesantren lain dalam merancang kurikulum integratif tanpa kehilangan identitas tradisionalnya.
Copyrights © 2026