Penelitian ini mengkaji, mendeskripsikan dan menganalisis implementasi Metode Talqin dalam kegiatan ekstrakurikuler Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) di SDN 01 Pagi Kota Bambu, Jakarta Barat, dengan fokus pada proses pelaksanaan, faktor keberhasilan, kendala, dan dampaknya terhadap peserta didik. Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Informan dipilih secara purposive sampling, meliputi kepala sekolah, koordinator program, guru pelaksana, siswa peserta, serta orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode ini dilaksanakan melalui siklus pembelajaran terstruktur (Talqin Guru, Jama'i, Fardi, dan Tikrar) yang dipadukan dengan prinsip pembelajaran berdiferensiasi dan scaffolding, sehingga metode transmisi tradisional ini menjadi responsif terhadap kebutuhan individu siswa. Keberhasilan program ditopang oleh terbangunnya kemitraan ekosistem pendidikan yang solid antara kepemimpinan sekolah yang visioner, kreativitas guru, dukungan aktif orang tua, dan keterlibatan siswa. Dampak yang dihasilkan bersifat holistik, mencakup peningkatan kompetensi kognitif (akurasi membaca dan hafalan), perkembangan afektif (kepercayaan diri, growth mindset, dan internalisasi nilai karakter Qur'ani), serta penguatan psikomotorik.
Copyrights © 2026