Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika kebijakan kurikulum nasional sebagai instrumen strategis dalam pembangunan pendidikan di Indonesia. Kurikulum tidak hanya berfungsi sebagai perangkat pedagogis, tetapi juga sebagai kebijakan publik yang mencerminkan visi, arah, dan tujuan pembangunan bangsa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif terhadap berbagai fenomena perubahan kurikulum di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan kurikulum merupakan bentuk respons terhadap perkembangan global, tuntutan sosial, serta kebutuhan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Namun, perubahan yang terjadi secara cepat dan berulang tanpa evaluasi komprehensif berpotensi menimbulkan inkonsistensi kebijakan dan melemahkan efektivitas implementasi di tingkat satuan pendidikan. Selain itu, proses agenda setting dalam kebijakan kurikulum dipengaruhi oleh faktor politik, sosial, dan ideologis yang saling berinteraksi, sehingga kurikulum menjadi arena kontestasi berbagai kepentingan. Dalam konteks ini, kebijakan kurikulum nasional memiliki peran penting dalam mewujudkan tujuan pendidikan nasional, khususnya dalam pembentukan karakter peserta didik melalui internalisasi nilai-nilai Islam. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan kurikulum yang berorientasi jangka panjang, adaptif, dan mampu menyeimbangkan antara penguasaan kompetensi akademik, keterampilan abad ke-21, serta penguatan nilai spiritual dan moral.
Copyrights © 2026