Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya perkembangan bahasa sebagai salah satu aspek utama dalam perkembangan anak usia dini, khususnya kemampuan komunikasi verbal yang perlu distimulasi secara optimal di lingkungan sekolah. Interaksi teman sebaya diduga memiliki peran penting dalam mengembangkan kemampuan tersebut, karena melalui interaksi anak belajar menyampaikan ide, mengekspresikan perasaan, serta memahami orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh interaksi teman sebaya terhadap kemampuan komunikasi verbal anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Sampel penelitian berjumlah 30 anak di TK Aisyiyah. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dengan skala Likert 1–5. Data dianalisis menggunakan uji regresi linear sederhana dengan bantuan program SPSS versi 22. Berdasarkan hasil penelitian nilai thitung>ttabel yaitu 10,423>1,96 dan pada nilai signifikansi memiliki nilai 0,000<0.05 maka dapat dikatakan bahwa interaksi teman sebaya berpengaruh signifikan terhadap kemampuan komunikasi verbal anak usia dini di TK Asyisyiah. Variabel interaksi teman sebaya berpengaruh sebesar 79,5% terhadap kemampuan komunikasi verbal peserta didik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa peningkatan kualitas interaksi teman sebaya di lingkungan sekolah dapat menjadi strategi efektif dalam mengembangkan kemampuan komunikasi verbal anak usia dini. Oleh karena itu, pendidik diharapkan dapat menciptakan kegiatan pembelajaran yang mendorong interaksi sosial yang aktif dan positif antar anak.
Copyrights © 2026