Tomat merupakan komoditi penting dalam bidang pangan dan bahan baku industri, baik dalam sektor makanan maupun kosmetik. Produksi tomat terjadi penurunan akibat permasalahan pemupukan yang kurang tepat. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dapat dilakukan dengan kombinasi bahan organik dan anorganik seperti biochar sekam padi dan KCl. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian biochar dan KCl terhadap produksi dan kualitas tomat. Penelitian dilaksanakan di Desa Tambon Tunong dan Labolatorium Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh, Aceh Utara dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dua faktor, yaitu dosis biochar (0, 5, 10 ton/ha) dan dosis kalium (0, 100, 200 kg/ha). Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, diameter batang, kandungan klorofil, stomata, berat buah per plot, produksi/ha, dan padatan terlarut total. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan biochar secara tunggal berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 28 HST dan 35 HST, jumlah stomata dan peubah yang lain tidak berbeda nyata. sedangkan perlakuan kalium secara tunggal berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 21 HST dan 28 HST, diameter batang umur 28 HST, lebar stomata dan tidak berpengaruh nyata dengan peubah yang lain
Copyrights © 2025