Penguatan kebijakan link and match menuntut Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) memastikan keterhubungan antara standar kompetensi, praktik pembelajaran, dan kesiapan peserta. Namun, penelitian sebelumnya masih dominan berfokus pada aspek manajerial, akreditasi, dan evaluasi program, sehingga belum banyak mengkaji bagaimana mutu pembelajaran dikonstruksi dalam praktik pedagogik di kelas. Penelitian ini bertujuan menganalisis konstruksi mutu pembelajaran berbasis link and match melalui interaksi antara standar, praktik instruksional, dan pengalaman belajar peserta pada LKP di Kabupaten Kediri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan 20 informan yang terdiri atas pengelola, instruktur, dan peserta didik. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi non-intervensi, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mutu pembelajaran tidak hanya ditentukan oleh kepatuhan terhadap standar, tetapi terbentuk melalui proses adaptasi antara tuntutan kurikulum, praktik instruktur, dan pengalaman belajar peserta. Kebaruan penelitian ini terletak pada konseptualisasi mutu sebagai konstruksi relasional yang menghubungkan dimensi struktural, pedagogik, dan pengalaman belajar dalam kerangka link and match. Temuan ini memberikan implikasi bagi penguatan mutu pembelajaran pada pendidikan nonformal yang lebih kontekstual dan adaptif.
Copyrights © 2026