Analisa: Jurnal Manajemen dan Akuntansi
Vol 14 No 1 (2026): April 2026

MENDORONG UMKM BATAM MELANGKAH KE E-COMMERCE: ANALISIS KEBUTUHAN SITUS PENJUALAN ONLINE DAN TANTANGAN KEBIJAKAN PAJAK

Sabrina, Nova (Unknown)
Surmayanti, Reni (Unknown)
Jazuli, Muhammad Asrin (Unknown)
Sinaga, Ananda Sabrida Tora Br (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2026

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan digitalisasi UMKM di Kota Batam dalam mengadopsi situs penjualan online serta mengkaji tantangan kebijakan perpajakan yang dihadapi, khususnya terkait status Batam sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB). Menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan dukungan data kuantitatif melalui kuesioner terhadap 67 responden UMKM, penelitian ini menemukan bahwa 67,2% UMKM telah melakukan penjualan online, namun kontribusi digital terhadap total pendapatan masih rendah. Hambatan terbesar bukan pada literasi digital, melainkan pada beban fiskal berupa bea masuk dan PPN saat barang dikirim ke luar Batam, yang mengakibatkan kenaikan harga jual dan penurunan daya saing. Lebih dari 40% responden mengalami kesulitan bersaing akibat beban tersebut. Penelitian ini menghasilkan model kebutuhan digitalisasi tiga dimensi: (1) kebutuhan digital, (2) operasional/logistik, dan (3) regulasi pajak/kepabeanan. Model ini menegaskan bahwa transformasi digital UMKM Batam hanya berhasil jika ketiga dimensi ditangani secara simultan, disertai dukungan kebijakan yang adaptif dari pemerintah daerah dan pusat. Abstract: This study analyzes the digitalization needs of SMEs in Batam in adopting online sales sites and examines tax policy challenges, particularly related to Batam's status as a Free Trade Zone (KPBPB). Using a qualitative-descriptive approach supported by quantitative data from 67 SME respondents, the study finds that 67.2% of SMEs have engaged in online sales, yet digital contributions to total revenue remain low. The main obstacle is not digital literacy but fiscal burdens such as import duties and VAT imposed when goods are shipped outside Batam, leading to higher selling prices and reduced competitiveness. Over 40% of respondents struggle to compete due to these costs. The study produces a three-dimensional digitalization needs model: (1) digital needs, (2) operational/logistics, and (3) tax/customs regulation. This model affirms that digital transformation of Batam SMEs can only succeed if all three dimensions are addressed simultaneously, supported by adaptive policies from local and central governments.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

EkonomiAnalisa

Publisher

Subject

Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Other

Description

ANALISA : Jurnal Manajemen dan Akuntansi merupakan jurnal peer review yang diterbitkan tiga kali setahun (April, Agustus dan Desember) oleh Fakultas Ekonomi Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi. Tujuan Analisa adalah ikut serta dalam kemajuan penelitian dan pengembangan di bidang ekonomi dengan ...