Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana struktur kemitraan dan konfigurasi saluran distribusi memengaruhi akses pasar, kontrol pemasaran, dan posisi tawar UMKM akuakultur di pasar internasional. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada tiga pemilik/manajer UMKM di Desa Mentoso yang telah terlibat dalam kemitraan ekspor. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis dengan teknik pengodean, reduksi data, serta penarikan kesimpulan secara iteratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM mengandalkan strategi ekspor tidak langsung melalui perusahaan mitra, sehingga partisipasi dalam pasar global cenderung pasif. Dalam saluran distribusi, UMKM berperan sebagai produsen kontrak dengan kontrol pemasaran yang sangat terbatas, sementara perusahaan mitra menjadi pemimpin utama saluran. Mekanisme penetapan harga bersifat top-down, yang menempatkan UMKM sebagai price taker dengan daya tawar rendah. Penelitian ini menyoroti adanya kesenjangan antara akses pasar dan kontrol pasar. Meskipun demikian, terdapat peluang untuk memperkuat posisi UMKM melalui diversifikasi saluran distribusi, perolehan sertifikasi internasional, penguatan jaringan bisnis, serta pengembangan model distribusi hibrida.
Copyrights © 2026