Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai aktivitas antioksidan dari ekstrak etanol daun markisa kuning (Passiflora edulis Sims), serta menentukan kandungan total fenolik dan flavonoidnya. Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak daun markisa kuning positif mengandung fenolik, flavonoid, alkaloid, steroid, dan saponin. Aktivitas antioksidan ditentukan menggunakan metode DPPH dan ABTS. Pengujian dengan metode DPPH menghasilkan nilai IC₅₀ sebesar 222,66 ppm, yang termasuk dalam kategori aktivitas antioksidan sedang, sedangkan metode ABTS menghasilkan nilai IC₅₀ sebesar 35,92 ppm, yang menunjukkan aktivitas antioksidan sangat kuat. Kadar total fenolik dan flavonoid ekstrak daun markisa kuning masing-masing sebesar 64,86 mg GAE/g ekstrak dan 48,734 mg QE/g ekstrak. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa kandungan fenolik dan flavonoid daun markisa kuning berpotensi sebagai sumber antioksidan alami dengan aktivitas yang lebih tinggi pada metode ABTS dibandingkan dengan metode DPPH.
Copyrights © 2026