Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi nilai Islam dalam budaya Minangkabau melalui konsep Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah sebagai landasan normatif kehidupan masyarakat. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi pustaka, melalui penelaahan berbagai sumber literatur yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi antara adat dan Islam di Minangkabau terbentuk melalui proses historis yang panjang dan dialogis, sehingga menghasilkan sintesis nilai yang harmonis dan adaptif. Konsep tersebut tidak hanya memiliki dimensi filosofis yang kuat, tetapi juga terimplementasi secara konkret dalam struktur sosial, norma kehidupan, serta praktik pendidikan masyarakat. Pendidikan berperan strategis dalam mentransmisikan nilai-nilai tersebut melalui jalur keluarga, surau, dan lembaga formal, sehingga terbentuk karakter masyarakat yang religius dan berbudaya. Tantangan pada era kontemporer yang ditandai oleh globalisasi dan perubahan sosial menuntut adanya upaya revitalisasi nilai agar tetap relevan tanpa kehilangan substansi. Temuan ini menegaskan bahwa konsep Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah tetap memiliki signifikansi sebagai model integrasi nilai yang mampu menjawab dinamika zaman.
Copyrights © 2026