Ketersediaan air bersih menjadi permasalahan utama di Desa Cimungkal, terutama saat musim kemarau panjang, yang berdampak pada kesehatan dan meningkatkan beban ekonomi masyarakat. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan menyediakan solusi melalui penerapan sistem filterisasi multi-tahap untuk meningkatkan kualitas air pegunungan agar layak digunakan sehari-hari. Metode pelaksanaan meliputi survei kebutuhan mitra, perancangan dan uji coba alat di workshop, instalasi di lokasi, serta sosialisasi dan pelatihan penggunaan serta perawatan alat. Keberhasilan program dianalisis melalui uji kualitas air secara visual dan pengukuran Total Dissolved Solids (TDS), serta keterlibatan masyarakat. Hasil pengujian menunjukkan penurunan nilai TDS secara signifikan dari 301 ppm menjadi 27 ppm, disertai peningkatan kejernihan air secara visual. Selain itu, masyarakat menunjukkan partisipasi aktif dan kesiapan dalam mengoperasikan serta merawat sistem filtrasi. Dengan demikian, penerapan sistem filterisasi multi-tahap terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas air sekaligus mendukung kemandirian masyarakat dalam pengelolaan air bersih secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026