Peserta didik di lingkungan boarding school memiliki aktivitas belajar dan ibadah yang berlangsung dalam durasi panjang, sehingga berpotensi menimbulkan masalah postural seperti posisi duduk membungkuk, ketegangan otot punggung, dan ketidakseimbangan otot inti. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan postural peserta didik melalui penerapan strength training terstruktur yang mudah dilakukan dalam rutinitas sekolah. Program dilaksanakan di SMA IT Izzudin Palembang dengan melibatkan 45 peserta didik. Metode kegiatan meliputi edukasi postur tubuh sehat, pelatihan teknik strength training (plank, squat, wall sit, bird dog, dan glute bridge), pembiasaan aktivitas fisik sederhana, serta evaluasi pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan peserta didik terkait kesehatan postural. Rata-rata nilai pretest peserta adalah 59,2, sementara nilai posttest meningkat menjadi 84,1 atau mengalami kenaikan sebesar 24,9 poin. Seluruh peserta didik mengalami peningkatan skor dengan rentang 22–26 poin. Selain itu, observasi lapangan memperlihatkan perubahan perilaku positif berupa perbaikan pola duduk saat belajar dan meningkatnya inisiatif untuk melakukan peregangan setelah aktivitas belajar atau mengaji. Kegiatan ini membuktikan bahwa strength training sederhana dan terstruktur dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kesehatan postural peserta didik di lingkungan boarding school.
Copyrights © 2026