Desa Ampekale merupakan salah satu daerah di Kabupaten Maros yang banyak terdapat kelompok pengelola kepiting rajungan. Di daerah ini banyak masyarakat yang mengelola kepiting, utamanya kepiting rajungan. Peningkatan produksi daging kepiting dari kegiatan pengelolaan kepiting rajungan berpotensi menyebabkan penumpukan limbah cangkang kepiting. Adanya penumpukan ini dapat menjadi masalah serius terhadap lingkungan. Cangkang kepiting yang menumpuk dan tidak dikelola dengan baik di sekitar rumah warga dapat menimbulkan berbagai masalah lingkungan. Agar permasalahan terkait limbah cangkang kepiting dapat diatasi maka diperlukan pengelolaan limbah cangkang kepiting yang ada disekitar rumah warga. Salah satu bentuk pengelolaannya adalah dengan mengolah cangkang kepiting menjadi pakan ternak. Untuk memperoleh pakan ternak yang baik dari limbah cangkang kepiting maka diperlukan penyuluhan dan pelatihan pembuatan pakan serta penguatan manajemen pada kelompok pengelola cangkang. Dari kegiatan pengelolaan cangkang kepiting ini maka dihasilkan sebanyak 100 kg tepung cangkang kepiting, 50 kg pakan ikan dan 50 kg pakan ayam serta 1 buah buku untuk membukukan keuangan pada pengelolaan cangkang kepiting.Masyarakat sangat antusias dalam mengikuti kegitan ini sehingga diperlukan kegiatan lanjutan tahun depan untuk kegiatan ini.
Copyrights © 2026