Isu kesehatan mental di kalangan mahasiswa, seperti stres dan kecemasan, semakin menonjol akibat beban akademik yang tinggi dan dinamika kehidupan kampus. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran intensitas olahraga dalam membantu mengatasi permasalahan kesehatan mental mahasiswa. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan pendekatan deskriptif-kualitatif, yang menganalisis berbagai literatur ilmiah dari sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan adanya hubungan yang kuat dan signifikan antara aktivitas olahraga dan kesehatan mental mahasiswa. Intensitas olahraga ditemukan sebagai faktor kunci; olahraga intensitas sedang memberikan dampak paling optimal dalam menyeimbangkan pelepasan endorfin tanpa memicu kelelahan berlebih. Sebaliknya, intensitas yang terlalu rendah kurang efektif, sementara intensitas terlalu tinggi berpotensi menambah stres fisik dan mental. Selain olahraga konvensional, pendekatan mindfulness seperti yoga juga terbukti efektif mencegah stres akademik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa olahraga bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan investasi biologis dan strategi koping yang krusial untuk memperkuat resiliensi psikologis mahasiswa.
Copyrights © 2026