Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan dan pengalaman kerja terhadap kinerja karyawan PT. Cakrawala Automotif Rabhasa di Bintaro, Tangerang Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif deskriptif dan teknik sampling jenuh, melibatkan 66 responden sebagai populasi sekaligus sampel. Analisis data dilakukan melalui regresi linier, koefisien korelasi, koefisien determinasi, serta uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,730 yang mengindikasikan hubungan kuat antara pelatihan dan pengalaman kerja dengan kinerja karyawan. Uji parsial menunjukkan pelatihan (X1) berpengaruh positif terhadap kinerja dengan nilai thitung 7,289 > ttabel 1,997 dan sig 0,000 < 0,05, sedangkan pengalaman kerja (X2) juga berpengaruh positif dengan thitung 3,197 > ttabel 1,997 dan sig 0,002 < 0,05. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 11,236 + 0,437X1 + 0,205X2. Secara simultan, pelatihan dan pengalaman kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan fhitung 35,975 > ftabel 3,14 dan sig 0,000 < 0,05. Koefisien determinasi menunjukkan kontribusi sebesar 53,3%, sedangkan sisanya 46,7% dipengaruhi faktor lain. Temuan ini menegaskan pentingnya pelatihan yang relevan dan pengalaman kerja yang memadai dalam meningkatkan kinerja karyawan.
Copyrights © 2025