Permasalahan sanitasi dan pengelolaan sampah masih menjadi isu utama dalam banyak wilayah pedesaan di Indonesia, termasuk di Desa Dunggala, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango. Kondisi saluran drainase yang tidak berfungsi, kebiasaan membuang sampah sembarangan, serta minimnya fasilitas pengelolaan sampah menjadi tantangan serius yang berdampak pada kesehatan dan kualitas lingkungan permukiman. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kawasan permukiman melalui pendekatan terpadu yang mencakup revitalisasi infrastruktur sanitasi dan sistem pengelolaan sampah berbasis komunitas. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif, meliputi sosialisasi, pemetaan partisipatif, perbaikan infrastruktur, pelatihan pengelolaan sampah, serta pembentukan kelompok pengelola sanitasi dan sampah desa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kebersihan lingkungan, perbaikan perilaku warga dalam pengelolaan limbah, serta terbentuknya sistem kelembagaan lokal yang mendukung keberlanjutan program. Kegiatan ini menjadi model praktik baik dalam pengembangan kawasan permukiman sehat berbasis pemberdayaan masyarakat
Copyrights © 2026