Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS)
Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DI DAERAH BLANK SPOT: TANTANGAN DAN STRATEGI GURU KELAS RENDAH DI SDN 5 MENTAYA SEBERANG

Masitah, Hindun (Unknown)
Putra, Chandra Anugrah (Unknown)
Fitriyanto, Muhammad Noor (Unknown)



Article Info

Publish Date
05 May 2026

Abstract

Kosakata Perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, namun pemerataannya masih menghadapi tantangan besar, terutama di wilayah blank spot yang tidak memiliki akses internet. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pembelajaran berbasis teknologi informasi (TI), mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta menganalisis strategi adaptif guru dalam mengatasi keterbatasan di SDN 5 Mentaya Seberang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis TI di SDN 5 Mentaya Seberang dilaksanakan secara offline dengan memanfaatkan perangkat sederhana seperti laptop, proyektor, dan flashdisk berisi materi digital yang disiapkan sebelumnya. Guru mampu mengadaptasi pembelajaran dengan pendekatan low-tech learning melalui modifikasi bahan ajar digital menjadi bentuk cetak, integrasi media digital dengan sumber belajar lokal, serta kolaborasi antar guru dalam pengembangan media pembelajaran. Tantangan utama meliputi keterbatasan infrastruktur, rendahnya literasi digital siswa dan orang tua, serta minimnya dukungan kebijakan pendidikan. Meskipun demikian, strategi adaptif guru berhasil meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa, memperkuat pemahaman konseptual, dan membangun budaya sekolah yang inovatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan digitalisasi pendidikan tidak ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi oleh kemampuan guru mengontekstualisasikan teknologi secara kreatif dan manusiawi sesuai dengan kondisi lokal. Model low-tech learning terbukti menjadi solusi efektif untuk mengembangkan pembelajaran berbasis TI di daerah tanpa jaringan internet. Temuan ini merekomendasikan pentingnya dukungan kebijakan berbasis konteks serta pelatihan guru yang menekankan pemberdayaan teknologi sederhana untuk mewujudkan transformasi digital pendidikan yang berkeadilan di wilayah rural Indonesia.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JIPDAS

Publisher

Subject

Education

Description

Jurnal JIPDAS (Jurnal Imiah Pendidikan Dasar) merupakan sarana publikasi untuk para Akademisi seperti Guru, Mahasiswa dan Dosen. jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah publikasi penelitian dibidang pendidikan dasar, jurnal JIPDAS dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas ...