Higiene sanitasi pangan dan penggunaan Bahan Tambahan Pangan (BTP) yang aman merupakan faktor penting dalam mencegah penyakit bawaan makanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan prinsip higiene sanitasi pangan pada pedagang makanan dan minuman di Pasar Ramadan Kota Palu serta mendeteksi keberadaan BTP berbahaya. Penelitian dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan analisis laboratorium menggunakan test kit untuk menguji rhodamin B, methanyl yellow, formalin, dan boraks. Sampel diambil dengan metode purposive sampling, yaitu 113 sampel dari 53 pedagang di enam lokasi Pasar Ramadan Kota Palu tahun 2023–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilihan bahan makanan, penyimpanan bahan, dan pemisahan makanan matang dan mentah sebagian besar sudah memenuhi syarat. Namun, masih terdapat kelemahan pada penggunaan alat pelindung diri, penyediaan sarana cuci tangan, tempat sampah yang sesuai, serta pengaturan suhu makanan saat pengangkutan. Uji laboratorium menunjukkan seluruh sampel makanan dan minuman negatif dari kandungan rhodamin B, methanyl yellow, formalin, dan boraks, sehingga aman dikonsumsi. Secara umum, pedagang di Pasar Ramadan Kota Palu telah menerapkan sebagian prinsip higiene sanitasi pangan dengan baik, meskipun masih diperlukan edukasi dan pengawasan lanjutan untuk meningkatkan keamanan pangan.
Copyrights © 2026