Penelitian ini menganalisis peran ruang publik sebagai medium konstruksi, pewarisan, dan negosiasi memori kolektif. Menggunakan metode kualitatif melalui studi kepustakaan dan analisis deskriptif-analitis terhadap ruang publik di Indonesia, kajian ini menelaah bagaimana simbol ruang berfungsi sebagai penanda identitas dan arena konflik makna sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang publik berperan krusial dalam menginstitusionalisasikan memori kolektif melalui simbol dan praktik sosial, sekaligus menjadi arena negosiasi antara narasi dominan dan alternatif. Temuan menekankan bahwa memori kolektif bersifat dinamis, tidak netral, dan terus mengalami penafsiran ulang seiring perubahan sosial-budaya. Dengan demikian, ruang publik berfungsi tidak hanya sebagai warisan sejarah, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran sosial yang reflektif dan inklusif bagi masyarakat. Katakunci: memori kolektif, ruang publik, simbol sosial, identitas kolektif, pewarisan memori.
Copyrights © 2026