Perkembangan media digital, khususnya platform streaming musik, telah mengubah cara individu mengonsumsi musik sebagai bagian dari ekspresi diri. Musik tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media komunikasi yang memengaruhi kondisi emosional dan perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas mendengarkan musik romantis di Spotify terhadap gaya berpakaian sebagai bentuk komunikasi nonverbal pada mahasiswa Universitas Pakuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 responden yang dipilih melalui proportional stratified sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear sederhana, uji korelasi, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas mendengarkan musik romantis dan gaya berpakaian berada dalam kategori baik. Secara statistik, intensitas mendengarkan musik romantis berpengaruh positif dan signifikan terhadap gaya berpakaian dengan nilai koefisien regresi sebesar 1,012, korelasi 0,624, dan kontribusi sebesar 39%. Temuan ini menegaskan bahwa musik romantis berperan dalam membentuk ekspresi nonverbal individu melalui gaya berpakaian. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggabungan kajian konsumsi musik digital dengan komunikasi nonverbal dalam konteks mahasiswa.
Copyrights © 2026