Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Kode Etik Jurnalistik dalam Pers Kampus (Studi Kasus Pada UKM LSP UNIDA Bogor) Lestari, Yulia Dwi; Rahmadhina, Jestiana Al Kayrani; Fauziah, Evi Lia; Khoriunnisa, Hasna; Syahrani, Nikki Haura; Suhandi, Ratu Dea Nabila; Indallaila; Amini, Raisa Kayla
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 1 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i1.16738

Abstract

Implementasi kode etik jurnalistik dalam pers kampus Universita Djuanda menjadi hal yang penting untuk menjaga kredibilitas dan integritas informasi yang disampaikan kepada pembaca. Kode etik jurnalistik memberikan pedoman bagi wartawan dan redaksi dalam melaksanakan tugasnya, termasuk dalam hal akurasi, keberimbangan, serta perlindungan terhadap hak privasi dan kepentingan publik. Studi ini mengulas bagaimana UKM LSP UNIDA mengimplementasikan kode etik jurnalistik dalam setiap tahap produksi berita, mulai dari pengumpulan informasi, penulisan, hingga penyajian kepada pembaca. Dengan memahami dan menerapkan prinsip-prinsip etika jurnalistik, pers kampus dapat membangun kepercayaan pembaca serta memainkan peran yang efektif dalam menyediakan informasi yang akurat dan berimbang di lingkungan kampus.
Digital Marketing: Strategi Jitu Bagi Wirausahawan Pemula di Indonesia Triyani, Bela; Salim, Diaz Sya’bania; Yudia, Eka; Salsabila, Nadila; Amini, Raisa Kayla; Irawansyah, Ridwan
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/es84he73

Abstract

Cakupan minimal yang termuat dalam abstraksi adalah: permasalahan, tujuan Pemasaran digital sangat penting untuk pertumbuhan wirausahawan pemula dan UMKM di Indonesia. Studi ini menunjukkan bahwa digital marketing sangat efektif dan layak untuk usaha kecil karena biayanya rendah dan efisien, terutama melalui platform seperti Instagram dan WhatsApp. Penerapannya meningkatkan visibilitas, memperluas jangkauan pasar, dan mendorong peningkatan omzet. Pelaku usaha merespons positif, menunjukkan kesiapan dalam mengadopsi teknologi dan menjangkau konsumen. Partisipasi dalam komunitas digital dan pelatihan berkelanjutan juga penting. Namun, keberhasilan digital marketing bergantung pada pemahaman pelaku usaha tentang pasar dan perilaku konsumen. Oleh karena itu, pendampingan dan pelatihan berkelanjutan krusial untuk implementasi strategi yang optimal dan berkelanjutan, memungkinkan UMKM bersaing di pasar nasional dan global.
INTENSITAS MUSIK ROMANTIS SPOTIFY DAN GAYA BERPAKAIAN NONVERBAL MAHASISWA Amini, Raisa Kayla; Kusumadinata, Ali Alamsyah; Sukarelawati
SULTAN ADAM: Jurnal Hukum dan Sosial Vol 4 No 1 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sultan.v4i1.1697

Abstract

Perkembangan media digital, khususnya platform streaming musik, telah mengubah cara individu mengonsumsi musik sebagai bagian dari ekspresi diri. Musik tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media komunikasi yang memengaruhi kondisi emosional dan perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas mendengarkan musik romantis di Spotify terhadap gaya berpakaian sebagai bentuk komunikasi nonverbal pada mahasiswa Universitas Pakuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 responden yang dipilih melalui proportional stratified sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear sederhana, uji korelasi, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas mendengarkan musik romantis dan gaya berpakaian berada dalam kategori baik. Secara statistik, intensitas mendengarkan musik romantis berpengaruh positif dan signifikan terhadap gaya berpakaian dengan nilai koefisien regresi sebesar 1,012, korelasi 0,624, dan kontribusi sebesar 39%. Temuan ini menegaskan bahwa musik romantis berperan dalam membentuk ekspresi nonverbal individu melalui gaya berpakaian. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggabungan kajian konsumsi musik digital dengan komunikasi nonverbal dalam konteks mahasiswa.