Penelitian ini menganalisis implementasi kebijakan retribusi pelayanan persampahan di Kelurahan Lewoleba berdasarkan Perda Kabupaten Lembata No. 1 Tahun 2024, di tengah timbulan sampah tinggi (71,17 ton/hari) dan realisasi pendapatan di bawah target. Tujuan utama adalah mendeskripsikan dan menganalisis organization, interpretation, dan application menggunakan teori Charles O. Jones (1996). Penelitian kualitatif deskriptif ini melibatkan populasi pelaku kebijakan (aparatur, petugas, RT, masyarakat 1.148 KK) dengan sampel purposive 19 informan. Instrumen mencakup wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi; analisis data mengikuti Miles dan Huberman (reduksi, display, verifikasi) dengan triangulasi. Hasil menunjukkan pengorganisasian terhambat minim SDM/sarana, interpretasi lemah akibat sosialisasi terbatas, dan aplikasi inkonsisten karena kepatuhan rendah. Kesimpulan menyatakan implementasi belum efektif, memerlukan perbaikan sumber daya dan sosialisasi langsung.
Copyrights © 2026