Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi Pasal 78 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa terkait penanganan jalan rusak di Desa Taman Jaya, Lampung Utara serta menganalisisnya melalui perspektif siyasah tanfidziyah. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam terhadap informan kunci seperti Kepala Desa dan perangkat desa terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kebijakan terhambat oleh keterbatasan alokasi anggaran yang kaku, rendahnya partisipasi masyarakat dalam Musyawarah Desa, serta minimnya kapasitas SDM teknis yang dalam pandangan siyasah tanfidziyah merupakan bentuk kemudaratan administratif yang menghambat kemaslahatan publik. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya langkah strategis berupa advokasi peningkatan status jalan desa menjadi jalan kabupaten, penguatan inklusivitas musyawarah, serta inovasi pendanaan melalui pemberdayaan BUM Desa untuk menjamin keberlanjutan infrastruktur dan pemenuhan amanah kepemimpinan.
Copyrights © 2026