Penelitian ini mengusulkan dan mengimplementasikan sistem smart farming berbasis Internet of Things (IoT) untuk meningkatkan efisiensi budidaya tanaman seledri melalui pemantauan dan pengendalian kondisi tanah serta lingkungan secara real time. Kebaruan penelitian terletak pada integrasi sensor multi-parameter (NPK 7-in-1, DHT22, dan ultrasonik) dengan metode logika fuzzy Sugeno untuk menghasilkan keputusan otomatis yang adaptif terhadap kondisi lahan yang dinamis. Sistem dibangun menggunakan mikrokontroler ESP32 dengan komunikasi data berbasis HTTPS yang terhubung ke Firebase, sehingga memungkinkan pemantauan jarak jauh secara aman dan kontinu melalui aplikasi mobile. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu membaca parameter lingkungan dengan tingkat akurasi rata-rata di atas 90% dibandingkan alat ukur referensi, serta memiliki tingkat keberhasilan transmisi data sebesar 98% pada kondisi jaringan normal. Penerapan metode fuzzy Sugeno menghasilkan keputusan irigasi dan pemupukan yang lebih stabil, ditunjukkan oleh penurunan fluktuasi kelembaban tanah hingga 25% dibandingkan metode konvensional. Selain itu, sistem ini mampu menghemat konsumsi air hingga 30% serta meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk berdasarkan kebutuhan aktual tanaman. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis IoT dan kecerdasan komputasional dapat mendukung pertanian presisi yang lebih efisien, berkelanjutan, dan berbasis data.
Copyrights © 2026