Penggunaan antibiotik yang tidak rasional pada remaja berkontribusi terhadap meningkatnya risiko resistensi antibiotik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai kepatuhan penggunaan antibiotik melalui promosi kesehatan berbasis edukasi. Kegiatan dilaksanakan pada awal Januari 2026 dengan subjek sebanyak 22 siswa SMK Unggulan Husada. Metode pelaksanaan terdiri atas dua tahap, yaitu observasi awal untuk mengidentifikasi kebiasaan dan pemahaman siswa terkait penggunaan antibiotik, serta tahap intervensi berupa penyuluhan kesehatan menggunakan metode ceramah dua arah dengan media PowerPoint. Evaluasi efektivitas intervensi dilakukan menggunakan desain pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pada seluruh responden setelah diberikan intervensi edukatif. Pada pre-test, mayoritas siswa berada pada kategori pengetahuan sedang, sedangkan pada post-test seluruh siswa mengalami peningkatan ke kategori pengetahuan tinggi. Hasil ini menunjukkan bahwa promosi kesehatan melalui penyuluhan interaktif efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa mengenai kepatuhan penggunaan antibiotik. Peningkatan pengetahuan diharapkan dapat menjadi dasar perubahan sikap dan perilaku penggunaan antibiotik yang lebih rasional di kalangan remaja, sehingga berkontribusi dalam upaya pencegahan resistensi antibiotik.
Copyrights © 2026