Remaja merupakan kelompok rentan yang menghadapi beban ganda malnutrisi serta tantangan kesehatan reproduksi. Masalah utama di Indonesia mencakup prevalensi anemia sebesar 32%, tren stunting, serta peningkatan obesitas dan perilaku seksual berisiko. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa di SMA Negeri 3 Kotamobagu melalui edukasi gizi seimbang dan kesehatan reproduksi. Metode yang digunakan adalah ceramah interaktif, diskusi, dan tanya jawab yang melibatkan 30 siswa. Materi disampaikan menggunakan media PowerPoint, poster, dan leaflet. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan tingkat pemahaman peserta sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan pada seluruh aspek. Pengetahuan gizi seimbang meningkat dari 50% menjadi 85%, dan pengetahuan anemia dari 45% menjadi 80%. Pemahaman kesehatan reproduksi juga naik dari 50% menjadi 82%. Kegiatan ini efektif sebagai langkah preventif terhadap anemia, gangguan menstruasi, dan risiko infeksi. Edukasi berkelanjutan di lingkungan sekolah sangat diperlukan untuk membentuk perilaku hidup sehat di kalangan remaja.
Copyrights © 2026