Konflik merupakan bentuk perbedaan pendapat atau pertentangan yang sering muncul di kalangan pelajar. Dalam situasi seperti ini, peran guru sangat dibutuhkan untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang terjadi antar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan solusi nyata bagi guru dalam mengelola dan menyelesaikan konflik di lingkungan sekolah. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan, yaitu dengan menelaah berbagai teori dan hasil penelitian sebelumnya tentang manajemen konflik di sekolah. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru dapat menangani konflik antar siswa dengan beberapa cara, seperti menerapkan pendekatan asertif, bertindak sebagai penengah (mediator), mengajarkan keterampilan pemecahan masalah (problem solving), mendampingi siswa tanpa bersikap menghakimi, serta menjalin komunikasi yang baik dengan orang tua atau wali. Dengan menerapkan pendekatan tersebut, diharapkan guru dapat menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan harmonis di sekolah.
Copyrights © 2026