pendekatan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada transfer pengetahuan, tetapi juga pembentukan kesadaran ekologis yang kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendidikan berbasis ekopedagogik dalam konteks kearifan lokal serta merumuskan sintesis konseptual yang mengintegrasikan perspektif global dan lokal sebagai kerangka pembelajaran berkelanjutan. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengembangan model konseptual ekopedagogik yang menempatkan kearifan lokal sebagai basis epistemologis dalam membangun kesadaran ekologis peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan analisis kualitatif-kritis terhadap berbagai sumber literatur ilmiah yang relevan, termasuk jurnal bereputasi, buku akademik, dan dokumen kebijakan pendidikan. Analisis dilakukan melalui tahap reduksi data, kategorisasi tematik, serta sintesis konseptual untuk menghasilkan pemahaman yang komprehensif dan mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai kearifan lokal seperti praktik pelestarian lingkungan berbasis komunitas, etika relasi manusia-alam, dan sistem pengetahuan tradisional—ke dalam kerangka ekopedagogik mampu memperkuat dimensi afektif, kognitif, dan praksis dalam pembelajaran. Temuan ini juga mengidentifikasi bahwa pendekatan ekopedagogik berbasis lokal tidak hanya meningkatkan kesadaran ekologis, tetapi juga membangun identitas budaya dan tanggung jawab sosial peserta didik secara berkelanjutan. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan paradigma pendidikan lingkungan dengan menawarkan kerangka integratif antara ekopedagogik dan kearifan lokal sebagai basis transformasi pembelajaran kontekstual. Namun demikian, penelitian ini memiliki keterbatasan pada penggunaan data sekunder yang bergantung pada ketersediaan dan kualitas literatur, sehingga diperlukan penelitian empiris lanjutan untuk menguji implementasi model secara langsung di lapangan.
Copyrights © 2026