Sari Pediatri
Vol 27, No 6 (2026)

Hubungan Kepatuhan Minum Obat dengan Aktivitas Penyakit Systemic Lupus Erythematosus pada Anak: Studi Potong Lintang

Shanti, Anita Dwi (Unknown)
Harsono, Ganung (Unknown)
Nugroho, Hari Wahyu (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2026

Abstract

Latar belakang. Systemic Lupus Erythematosus (SLE) pada anak merupakan penyakit autoimun kronis yang memerlukan terapi jangka panjang. Kepatuhan minum obat mejadi faktor kunci dalam mengontrol aktivitas penyakitTujuan. Menganalisis hubungan antara kepatuhan minum obat dengan derajat aktivitas SLE pada anakMetode. Penelitian potong lintang dilakukan pada 30 anak berusia 5-18 tahun dengan diagnosis SLE di poliklinik anak Rumah Sakit Dr. Moewardi pada bulan Juli-November 2024. Analisis menggunakan SPSS 25. Nilai p<0,05 dianggap signifikan secara statistik.Hasil. Sebagian besar pasien adalah perempuan (93,3%) dengan usia median 15 tahun. Skor median MMAS adalah 6 (kepatuhan sedang), dan skor median SLEDAI adalah 3 (aktivitas penyakit rendah). Analisis bivariat menunjukkan hubungan negatif yang signifikan antara kepatuhan minum obat dengan aktivitas penyakit (r=- 0.706; p<0,001). Analisis multivariat mengonfirnasi setiap peningkatan skor MMAS sebesar 1 poin mengurangi skor SLEDAI rata-rata sebesar 0.681 (p<0,001). Indeks Massa Tubuh (IMT) menunjukkan korelasi positif signifikan dalam analisis bivariat (r=0,454; p=0,012), tetapi tidak signifikan dalam analisis multivariat (p=0,087) Kesimpulan. Kepatuhan minum obat memiliki hubungan negatif yang kuat dengan derajat aktivitas SLE pada anak. Intervensi untuk meningkatkan kepatuhan minum obat dapat menjadi strategi penting dalam mengontrol aktivitas penyakit SLE pada anak.

Copyrights © 2026