This Author published in this journals
All Journal Sari Pediatri
Shanti, Anita Dwi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Kepatuhan Minum Obat dengan Aktivitas Penyakit Systemic Lupus Erythematosus pada Anak: Studi Potong Lintang Shanti, Anita Dwi; Harsono, Ganung; Nugroho, Hari Wahyu
Sari Pediatri Vol 27, No 6 (2026)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp27.6.2026.377-82

Abstract

Latar belakang. Systemic Lupus Erythematosus (SLE) pada anak merupakan penyakit autoimun kronis yang memerlukan terapi jangka panjang. Kepatuhan minum obat mejadi faktor kunci dalam mengontrol aktivitas penyakitTujuan. Menganalisis hubungan antara kepatuhan minum obat dengan derajat aktivitas SLE pada anakMetode. Penelitian potong lintang dilakukan pada 30 anak berusia 5-18 tahun dengan diagnosis SLE di poliklinik anak Rumah Sakit Dr. Moewardi pada bulan Juli-November 2024. Analisis menggunakan SPSS 25. Nilai p<0,05 dianggap signifikan secara statistik.Hasil. Sebagian besar pasien adalah perempuan (93,3%) dengan usia median 15 tahun. Skor median MMAS adalah 6 (kepatuhan sedang), dan skor median SLEDAI adalah 3 (aktivitas penyakit rendah). Analisis bivariat menunjukkan hubungan negatif yang signifikan antara kepatuhan minum obat dengan aktivitas penyakit (r=- 0.706; p<0,001). Analisis multivariat mengonfirnasi setiap peningkatan skor MMAS sebesar 1 poin mengurangi skor SLEDAI rata-rata sebesar 0.681 (p<0,001). Indeks Massa Tubuh (IMT) menunjukkan korelasi positif signifikan dalam analisis bivariat (r=0,454; p=0,012), tetapi tidak signifikan dalam analisis multivariat (p=0,087) Kesimpulan. Kepatuhan minum obat memiliki hubungan negatif yang kuat dengan derajat aktivitas SLE pada anak. Intervensi untuk meningkatkan kepatuhan minum obat dapat menjadi strategi penting dalam mengontrol aktivitas penyakit SLE pada anak.