Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kebutuhan kompetensi Industri 4.0 bagi lulusan vokasional berdasarkan survei industri multisektor. Fokus penelitian dibatasi pada tiga domain kompetensi, yaitu kompetensi teknis, soft skill, dan kompetensi digital pada sektor manufaktur dan kelistrikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei deskriptif. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert yang diberikan kepada responden industri yang memahami kebutuhan kompetensi tenaga kerja vokasional. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa nilai rata-rata, kategori tingkat kebutuhan, dan pemeringkatan kompetensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan kompetensi lulusan vokasional berada pada kategori tinggi hingga sangat dibutuhkan. Pada sektor manufaktur, kompetensi yang paling dibutuhkan meliputi kepatuhan terhadap prosedur K3, pemeliharaan preventif mesin, pengendalian mutu produk, membaca gambar teknik, dan sistem produksi digital. Pada sektor kelistrikan, kompetensi utama meliputi perbaikan gangguan sistem kelistrikan, membaca gambar instalasi, perawatan sistem kelistrikan, pemasangan instalasi tegangan rendah, dan pengoperasian sistem distribusi tenaga listrik. Selain itu, soft skill seperti kerja tim, manajemen waktu, tanggung jawab, komunikasi, pemecahan masalah, dan disiplin kerja juga sangat dibutuhkan. Kompetensi digital, seperti pemanfaatan software industri, pengoperasian sistem berbasis data, pemahaman Internet of Things, integrasi sistem digital dengan mesin produksi, dan keamanan data industri, juga menjadi kebutuhan penting. Penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan vokasional perlu mengintegrasikan kompetensi teknis, soft skill, dan kompetensi digital secara terpadu agar lulusan lebih siap menghadapi tuntutan Industri 4.0.
Copyrights © 2026