Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan kompetensi digital sumber daya manusia vokasional pada industri kelistrikan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei deskriptif. Responden penelitian adalah pelaku industri kelistrikan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan keterlibatan dan pemahaman mereka terhadap kebutuhan kompetensi tenaga kerja vokasional. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa nilai rata-rata, kategori kebutuhan, serta pemeringkatan indikator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh indikator kompetensi digital berada pada kategori sangat dibutuhkan. Indikator dengan nilai tertinggi adalah kemampuan memanfaatkan software industri pendukung pekerjaan, diikuti oleh pemahaman konsep dasar Internet of Things industri, integrasi sistem digital dengan pekerjaan teknis kelistrikan, penggunaan perangkat digital, pengoperasian sistem berbasis data, pemahaman data digital, dan keamanan data industri. Temuan ini menunjukkan bahwa industri kelistrikan membutuhkan SDM vokasional yang tidak hanya menguasai keterampilan teknis, tetapi juga mampu bekerja dengan perangkat lunak, data, sistem digital, dan teknologi terintegrasi. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan dasar empiris bagi penguatan kurikulum, pembelajaran praktik, laboratorium digital, dan program magang pada pendidikan vokasional bidang kelistrikan.
Copyrights © 2026