Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk, faktor, dan fungsi campur kode dalam tuturan bahasa Indonesia yang mengandung unsur bahasa Inggris pada komunikasi informal. Kajian ini berangkat dari fenomena sosiolinguistik berupa penggunaan dua bahasa atau lebih dalam interaksi santai dan akrab. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui pengamatan tuturan di media sosial TikTok. Analisis difokuskan pada lima data yang menunjukkan penyisipan unsur bahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh data termasuk campur kode ke luar (outer code-mixing) pada tataran leksikal. Unsur yang digunakan berupa bentuk asli seperti worth it dan respect, serta bentuk adaptasi fonologis seperti plis, gimic, dan misqueen. Penggunaan campur kode dipengaruhi faktor kebahasaan, sosial, dan situasional. Fungsinya meliputi fungsi evaluatif, ekspresif, stilistika, serta sebagai penanda identitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa campur kode mencerminkan identitas sosial, kreativitas bahasa, dan dinamika budaya dalam komunikasi modern.
Copyrights © 2025