Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses pembentukan karakter religius siswa melalui pendidikan akhlak di Ma'had Darul Qur'an Muhammadiyah Sinabang, Kabupaten Simeulue. Karakter religius menjadi fokus utama di tengah tantangan dekadensi moral remaja saat ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipan, wawancara mendalam dengan pimpinan ma’had, ustadz, dan santri, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembentukan karakter religius dilakukan melalui tiga pilar utama: (1) Pembentukan karakter Qur’ani melalui implentasi kurikulum berbasis Al-Qur’an; (2) Metode pembiasaan (Ta’widiyah) melalui aktivitas ibadah rutin di asrama selama 24 jam; dan (3) Metode keteladanan (uswah hasanah) dari para pendidik sebagai figur sentral. Faktor pendukung keberhasilan karakter religius di Ma'had ini adalah lingkungan sosial yang terkendali (peer pressure positif) dan penegakan disiplin yang edukatif. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa sinergi antara pemahaman teologis dan praktik harian yang konsisten di lingkungan asrama terbukti efektif dalam membentuk integritas moral dan spiritual siswa sesuai dengan nilai-nilai Al-Qur'an dan Sunnah
Copyrights © 2026