Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi manhaj lughawi dan manhaj qur’ani dalam pembinaan da’iyyat wal hafidzat di Ma’had Putri Aly Adz-Dzikro Cianjur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manhaj lughawi diimplementasikan secara bertahap melalui program i‘dad, takmili, dan syariah dengan fokus pada penguatan mufradat, ta‘birat, muhawarah, serta pembiasaan bahasa Arab dalam kegiatan formal dan non-formal. Sementara itu, manhaj qur’ani diterapkan melalui sistem tahfiz yang mengadopsi manhaj Pakistani dengan metode sabaq/ziyadah, sabqi, manzil, murajaah jamii, dan tasmi’ juziyyah. Implementasi kedua manhaj tersebut saling terintegrasi dalam menunjang pembinaan santriwati agar memiliki hafalan Al-Qu’an yang terjaga serta kemampuan bahasa Arab yang memadai untuk memahami dan menyampaikan ilmu syar’i. Keberhasilan implementasi manhaj lughawi dan qur’ani dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain kurikulum yang terstruktur, lingkungan bahasa yang mendukung, konsistensi sistem tahfiz, peran ustadzah dan pembimbing, serta kedisiplinan dan kesiapan santriwati. Dengan demikian, implementasi kedua manhaj tersebut berperan penting dalam mewujudkan tujuan pendidikan Ma’had Putri Aly Adz-Dzikro Cianjur dalam mencetak da’iyyat wal hafidzat yang berilmu dan berpegang teguh pada Al-Qur’an.
Copyrights © 2026