Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penanaman nilai Islam pada anak usia dini yang tidak hanya dilakukan melalui pembelajaran formal, tetapi juga melalui proses tidak langsung dalam lingkungan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis internalisasi nilai Islam melalui hidden curriculum di RA Utsman bin Affan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai Islam terjadi melalui keteladanan guru, pembiasaan ibadah, serta budaya sekolah yang mendukung. Guru memberikan contoh melalui pelaksanaan ibadah seperti sholat dhuha, puasa sunnah, dan aktivitas menghafal Al-Qur’an yang secara tidak langsung diikuti oleh anak. Nilai yang terbentuk meliputi religiusitas, kedisiplinan, tanggung jawab, dan sikap saling menghargai. Faktor pendukung berasal dari lingkungan sekolah yang kondusif dan konsistensi guru dalam memberikan teladan, sedangkan faktor penghambat berkaitan dengan perbedaan latar belakang anak dan kurangnya kesinambungan antara lingkungan sekolah dan keluarga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa hidden curriculum melalui keteladanan dan pembiasaan memiliki peran penting dalam internalisasi nilai Islam pada anak usia dini. Kata
Copyrights © 2026