Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Evaluation of Educational Standards at The Level of Early Childhood Education Lestari, Sevi; Muchtarom, Muchtarom; Gustami, Belina Anggia; Gumelar, Nur Devi Yusiawati
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2023): Golden Age : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga:jpaud.v7i2.12441

Abstract

Increasing the number of ECCE institutions must pay attention to the quality of management standards so that they become quality institutions. The purpose of this study is to know and describe education management standards based on Permendikbud number 137 of 2014 concerning ECCE standards and to determine obstacles in the implementation of education standards. This research uses a qualitative approach. While the method used is a descriptive method of evaluation analysis of the Implementation of Early Childhood Education Standards. Location of research site TK Mekar Arum Bandung. Data collection techniques using observation, interviews, questionnaires, documentaries The results showed that Mekar Arum Kindergarten has conducted education in accordance with the criteria of ECCE education standards even though there is one standard that allegedly has not met the standards, namely assessment standards, while 7 other standards have met the standards in accordance with Constitution Number 137 of 2014. Obstacles in the implementation of education standards have been sought solutions together by increasing budget allocation, carrying out training and development of educators and increasing public awareness
Penerapan Model Pembelajaran Area dalam Meningkatkan Perkembangan Kognitif di Raudhatul Athfal Maarif Al Istiqamah Waitawar Polewali Mandar Gumelar, Nur Devi Yusiawati; Alfiani, Firta Tri
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5506

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menggambarkan bagaimana model pembelajaran area diterapkan dalam upaya mengoptimalkan perkembangan kognitif anak usia dini, sekaligus mengungkap berbagai faktor yang mendukung maupun menghambat pelaksanaannya di RA Maarif Al Istiqamah Waitawar Polewali Mandar. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif dengan melibatkan kepala sekolah, guru, dan peserta didik sebagai subjek penelitian yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Proses pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, serta dokumentasi, yang selanjutnya dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, sementara keabsahan data diverifikasi melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran area yang dilaksanakan secara sistematis melalui lima area, yaitu area balok, bermain peran, seni, matematika, dan sains, terbukti meningkatkan kemampuan kognitif anak secara signifikan, meliputi kemampuan mengenal konsep bilangan, mengelompokkan benda, memecahkan masalah, dan memahami hubungan sebab akibat. Faktor pendukung keberhasilan meliputi kompetensi guru, ketersediaan sarana prasarana, dukungan kepala sekolah, dan antusiasme peserta didik. Adapun faktor penghambatnya adalah keterbatasan jumlah guru pendamping, perbedaan kemampuan belajar peserta didik, dan keterbatasan waktu pembelajaran
Pengaruh Kegiatan Mozaik Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini Menggunakan Desain One-Group Pretest-Posttest di RA Imam Ibnu Katsir Gumelar, Nur Devi Yusiawati; Nurasikin, Nurasikin
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kegiatan mozaik terhadap kemampuan motorik halus pada anak usia dini (4-6 Tahun) di RA Imam Ibnu Katsir, Sabanar Lama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 16 anak yang terdiri dari 9 anak laki-laki dan 7 anak perempuan berusia 5-6 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi terstruktur menggunakan lembar pengamatan yang telah divalidasi, kemudian dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata gain score sebesar 29,83% pada kemampuan motorik halus anak. Hasil uji Paired Sample t-test memperoleh nilai t-hitung = 6,80 dengan nilai signifikansi p = 0,001 (p < 0,05), sehingga H₀ ditolak. Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan mozaik berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan motorik halus anak usia dini.
Internalisasi Nilai Islam Melalui Hidden Curriculum Di Ra Utsman Bin Affan Gumelar, Nur Devi Yusiawati; Rachmawati, Indira
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5611

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penanaman nilai Islam pada anak usia dini yang tidak hanya dilakukan melalui pembelajaran formal, tetapi juga melalui proses tidak langsung dalam lingkungan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis internalisasi nilai Islam melalui hidden curriculum di RA Utsman bin Affan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai Islam terjadi melalui keteladanan guru, pembiasaan ibadah, serta budaya sekolah yang mendukung. Guru memberikan contoh melalui pelaksanaan ibadah seperti sholat dhuha, puasa sunnah, dan aktivitas menghafal Al-Qur’an yang secara tidak langsung diikuti oleh anak. Nilai yang terbentuk meliputi religiusitas, kedisiplinan, tanggung jawab, dan sikap saling menghargai. Faktor pendukung berasal dari lingkungan sekolah yang kondusif dan konsistensi guru dalam memberikan teladan, sedangkan faktor penghambat berkaitan dengan perbedaan latar belakang anak dan kurangnya kesinambungan antara lingkungan sekolah dan keluarga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa hidden curriculum melalui keteladanan dan pembiasaan memiliki peran penting dalam internalisasi nilai Islam pada anak usia dini. Kata