Usaha mikro memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian daerah, khususnya pada sektor kerajinan tradisional di Desa Menyali. Namun, keterbatasan dalam pengelolaan keuangan, perencanaan modal kerja, dan pemanfaatan teknologi keuangan masih memengaruhi stabilitas serta pertumbuhan kinerja keuangan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, modal kerja, dan financial technology terhadap kinerja keuangan usaha mikro pada Sentra Kerajinan Bokor Aluminium Desa Menyali. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kausal asosiatif. Populasi penelitian adalah seluruh pelaku usaha mikro pada sentra tersebut, dengan jumlah responden sebanyak 70 responden yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial literasi keuangan, modal kerja, dan financial technology berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan usaha mikro. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin baik pemahaman dan pengelolaan keuangan, semakin efektif pengendalian modal kerja, serta semakin optimal pemanfaatan teknologi keuangan, maka semakin meningkat pula kinerja keuangan usaha secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026