Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan plyometric terhadap peningkatan daya ledak tungkai atlet bola tangan putra PORPROV Kabupaten Lamongan. Metode penelitian yang diterapkan yakni eksperimen dengan desain One Group Pre-Test Post-Test Desain. Subjek penelitian mencakup 15 atlet yang didapat melalui teknik total sampling. Instrumen pengukuran mengandalkan Triple Hop Test. Perlakuan berupa program plyometric training (jump squat, jump lunges, dan split squat jump) diberikan selama tiga bulan dengan total 24 pertemuan. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, serta uji Wilcoxon Signed Rank Test dikarenakan data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian memperlihatkan rata-rata pre-test sebesar 6,4967 meningkat menjadi 7,2667 pada post-test. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z = -3,423 dengan p = 0,001 (p < 0,05), hasilnya terdapat pengaruh yang signifikan latihan plyometric terhadap daya ledak tungkai. Maka dari itu, plyometric training efektif meningkatkan kemampuan tolakan berulang atlet bola tangan.
Copyrights © 2026