Studi ini bertujuan untuk memahami secara mendalam peran kepemimpinan transformasional dalam membangun loyalitas di antara karyawan Generasi Z di perusahaan rintisan selama era transformasi digital. Pendekatan kualitatif digunakan untuk mengeksplorasi dinamika hubungan antara pemimpin dan karyawan dalam konteks lingkungan kerja yang serba cepat, fleksibel, dan penuh tekanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional dapat menciptakan hubungan kerja yang lebih bermakna dengan memberikan visi, motivasi, dan perhatian terhadap kebutuhan individu karyawan. Loyalitas karyawan dipengaruhi tidak hanya oleh faktor struktural organisasi tetapi juga oleh aspek psikologis seperti keterlibatan karyawan dan kepuasan kerja, yang terbentuk melalui interaksi yang autentik dan suportif. Lebih lanjut, kesejahteraan di tempat kerja merupakan elemen penting dalam menjaga stabilitas emosional dan komitmen karyawan. Namun, risiko burnout yang tinggi di lingkungan perusahaan rintisan merupakan tantangan utama yang dapat melemahkan pengaruh positif kepemimpinan terhadap loyalitas. Temuan juga mengungkapkan bahwa Generasi Z mengharapkan gaya kepemimpinan yang lebih partisipatif, komunikatif, dan fleksibel dalam organisasi. Oleh karena itu, pendekatan kepemimpinan adaptif yang berorientasi pada kesejahteraan karyawan dibutuhkan secara holistik. Penelitian ini berkontribusi untuk memperkaya pemahaman tentang perilaku modern dan memberikan dasar bagi perusahaan rintisan dalam merancang strategi kepemimpinan yang efektif untuk meningkatkan loyalitas dan keberlanjutan organisasi
Copyrights © 2026