Perkembangan literasi di Indonesia masih menghadapi tantangan serius, terutama rendahnya minat baca anak di tengah arus digitalisasi informasi. Perpustakaan daerah berupaya mengatasi hal ini melalui inovasi layanan, salah satunya Program Wisata Literasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Program Wisata Literasi dalam mendukung minat baca anak di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 52 guru pendamping yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, kemudian dianalisis secara statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Wisata Literasi memiliki pengaruh positif terhadap minat baca anak. Kegiatan seperti storytelling, membaca bersama, dan permainan edukatif mampu meningkatkan ketertarikan anak terhadap bacaan. Selain itu, program ini juga meningkatkan frekuensi membaca, rasa senang terhadap buku, serta keinginan anak untuk mencari bahan bacaan. Namun, terdapat kendala seperti keterbatasan SDM, kurangnya variasi kegiatan, dan promosi yang belum optimal. Disimpulkan bahwa Program Wisata Literasi efektif dalam mendukung peningkatan minat baca anak dan perlu dikembangkan secara berkelanjutan dengan inovasi yang lebih kreatif.
Copyrights © 2026