Perilaku merokok pada siswa remaja SMP N 19 Kota Jambi semakin mengkhawatirkan akibat pengaruh teman sebaya dan akses mudah rokok, yang berdampak buruk pada kesehatan dan prestasi belajar. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas layanan informasi berbasis teknik self-management untuk mengurangi perilaku merokok. Penelitian kuantitatif pre-eksperimental dengan desain one group pretest-posttest pada 30 siswa kelas VIII yang dipilih purposive sampling. Data primer dikumpul melalui angket (33 item valid, reliabilitas α = 0,836), pretest sebelum treatment, treatment (layanan informasi self-management sebanyak 3 kali), dan posttest. Analisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk (SPSS 26), uji-t berpasangan, dan uji N-Gain. Skor pretest rata-rata 129,93 (kategori rendah), posttest 70,63 (kategori sangat rendah), dengan perbedaan mean 59,300 (SD = 19,336). Uji-t menunjukkan t = 16,798 (df = 29, sig. = 0,000 < 0,05), data normal (pretest sig. = 0,619; posttest = 0,153). N-Gain rata-rata -2,3552 (-235,52%), mengindikasikan penurunan signifikan perilaku merokok. Layanan informasi menggunakan teknik self-management efektif mengurangi perilaku merokok siswa. Rekomendasi: Integrasikan pendekatan ini dalam program BK sekolah untuk pencegahan perokok pemula.
Copyrights © 2026