Pemberdayaan kelompok perempuan desa melalui penciptaan usaha mikro berbasis pangan lokal merupakan strategi efektif untuk meningkatkan kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan rumah tangga. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Parambambe, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, dengan tujuan meningkatkan kapasitas teknis kelompok perempuan dalam memproduksi telur asin higienis dan bernilai jual tinggi. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan partisipatif, melibatkan komunitas dalam seluruh tahapan kegiatan mulai dari identifikasi masalah, pemetaan potensi, penyusunan modul pelatihan, hingga evaluasi hasil produksi. Pelatihan teknis mencakup seleksi telur, pencucian, proses penggaraman, pengemasan, dan penyimpanan sesuai prinsip sanitasi pangan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta, dibuktikan dengan hasil post-test sebesar 98% dibandingkan pre-test sebesar 70%. Uji organoleptik memperlihatkan 95% panelis menilai rasa sesuai standar, 100% menilai aroma netral, tekstur kuning telur padat, dan penampilan telur bersih tanpa bintik. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kapasitas teknis dan kesadaran higienitas kelompok perempuan, sekaligus memperkuat sinergi antara pengolah dan peternak itik sebagai penyedia bahan baku. Meskipun masih terdapat kendala dalam pengemasan dan pemasaran digital, program ini telah meletakkan fondasi bagi terbentuknya ekosistem usaha mikro yang berkelanjutan serta berkontribusi pada penguatan ekonomi lokal berbasis potensi pangan daerah.
Copyrights © 2026