Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penciptaan Usaha Baru Berbasis Pangan Lokal: Produksi Telur Itik Asin Higienis oleh Komunitas Perempuan Desa Parambambe, Kabupaten Takalar Syamsari; Hardianti, Hardianti; Sitti Nursayang; Andi Batari K. Jabbar; Nurmiani Syam; Rismawati; Nur Ilham Akbar; Ayu Puspitasari; Andi Hadi Indra Jaya; Irma Andriani
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.1792

Abstract

Pemberdayaan kelompok perempuan desa melalui penciptaan usaha mikro berbasis pangan lokal merupakan strategi efektif untuk meningkatkan kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan rumah tangga. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Parambambe, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, dengan tujuan meningkatkan kapasitas teknis kelompok perempuan dalam memproduksi telur asin higienis dan bernilai jual tinggi. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan partisipatif, melibatkan komunitas dalam seluruh tahapan kegiatan mulai dari identifikasi masalah, pemetaan potensi, penyusunan modul pelatihan, hingga evaluasi hasil produksi. Pelatihan teknis mencakup seleksi telur, pencucian, proses penggaraman, pengemasan, dan penyimpanan sesuai prinsip sanitasi pangan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta, dibuktikan dengan hasil post-test sebesar 98% dibandingkan pre-test sebesar 70%. Uji organoleptik memperlihatkan 95% panelis menilai rasa sesuai standar, 100% menilai aroma netral, tekstur kuning telur padat, dan penampilan telur bersih tanpa bintik. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kapasitas teknis dan kesadaran higienitas kelompok perempuan, sekaligus memperkuat sinergi antara pengolah dan peternak itik sebagai penyedia bahan baku. Meskipun masih terdapat kendala dalam pengemasan dan pemasaran digital, program ini telah meletakkan fondasi bagi terbentuknya ekosistem usaha mikro yang berkelanjutan serta berkontribusi pada penguatan ekonomi lokal berbasis potensi pangan daerah.
Analysis of Gracilaria Sp. Seaweed Waste Substitution in Ration on the Quality of Local Duck Eggs Agil Maulidina; Andi Batari K. Jabbar; Muhammad Sah; Nurmiani Syam; Saptriani Putri Ridwan; Hikmah Maulifiah Zaim; Nirmala
Journal of Tropical Animal Science and Technology Vol. 8 No. 2 (2026): Journal of Tropical Animal Science and Technology
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Agriculture, Science and Health, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jtast.v8i2.10494

Abstract

Gracilaria sp. is type of seaweed with abundant availability but has not been optimally utilized. This type of seaweed contains nutrients are polysaccharides, fiber, vitamins (B12, C, and E), protein, amino acids, and fatty acids, indicating its potential as an alternative feed ingredient for poultry, especially laying ducks. This study aimed to evaluate the effects of substitution Gracilaria sp. seweed meal waste with different levels in ration on the duck eggs quality. The parameters measured were egg weight, yolk index, white index, haugh unit, yolk weight, and shell thickness. The experimental design used was a completely randomized design consisting of 4 treatments and 3 replications. The dietary treatments were P0: ration without Gracilaria sp. seaweed meal waste substitution. (control), P1: ration + 5% Gracilaria sp. seaweed meal waste, P2: ration + 10% Gracilaria sp. seaweed meal waste, and P3: ration + 15% Gracilaria sp. seaweed meal waste. The results showed that the addition of Gracilaria sp. seaweed meal waste in the ration up to 15% did not significantly effect (P>0.05) on the quality of local duck eggs. However, treatment P1 (ration + 5% Gracilaria sp. seaweed meal waste) showed exhibited numerically higher values in egg weight, yolk weight, yolk index, and shell thickness. The conclusion is the use of Gracilaria sp. seaweed meal waste has the potential as an alternative feed in laying duck rations with an optimal usage level of 5% without decrease egg quality.