Program pengabdian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan penumpukan limbah rumput laut di wilayah pesisir Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, khususnya di Kelompok Tani Sengkelok yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal dan justru menimbulkan pencemaran lingkungan sementara para petani masih bergantung pada pupuk kimia yang mahal dan sulit diakses. Tujuan kegiatan ini adalah pelatihan dan pendampingan petani agar mampu mengolah limbah rumput laut menjadi pupuk organik cair (POC) sebagai alternatif pupuk yang murah, ramah lingkungan, dan efektif dalam menunjang produktivitas tanaman serta ketahanan pangan lokal. Kegiatan dilaksanakan di Kelompok Tani Sengkelok Desa Seriwe melalui pendekatan transfer ilmu, pelatihan partisipatif, demonstrasi langsung proses fermentasi, pendampingan produksi, dan evaluasi berbasis pre-test dan post-test. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan petani terhadap teknologi produksi pupuk cair. Hal ini dibuktikan dengan kelompok tani sudah berhasil produksi pupuk POC berbahan limbah rumput laut hingga proses pengemasan. Target capaian kemampuan produksi kelompok tani setelah diukur menggunakan pree-test dan post-test menunjukkan skill dan pengetahuan produksi lebih dari 80%. Hasil akhirnya adalah program ini tidak hanya berhasil mengatasi persoalan lingkungan dan keterbatasan pupuk tetapi juga menghadirkan model inovasi ekonomi sirkular berbasis sumber daya lokal yang berpotensi dikembangkan sebagai usaha produktif berkelanjutan.
Copyrights © 2026